MEDIA DAN FUNGSI PEMBELAJARAN

Belajar adalah suatu proses yang kompleks yang terjadi pada diri setiap orang sepanjang hidupnya. Belajar itu terjadi karena ada interaksi antara seseorang dengan lingkungannya. Oleh karena itu belajar dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Salah satu tanda bahwa orang itu telah belajar adalah dengan tingkah laku yang terjadi oleh orang tersebut dikarenakan orang tersebut telah memiliki peningkatan pada pengetahuan, keterampilan, atau sikapnya. Belajar yang dilakukan disekolah-sekolah yang direncanakan secara formal tidak lain itu dimaksudkan untuk melakukan perubahan yang secara terencana. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam proses belajar, selama proses tersebut yang membimbing yaitu sorang guru. Guru sekurang-kurangnya harus mempunyai pengetahuan dan pengalaman yang cukup dan dapat menggunakan alat yang meskipun sederhana dan bersahaja seperti media yang belum tersedia oleh pihak sekolah. Media pengajaran meliputi:
o Media sebagai alat komunikasi.
o Fungsi Media dalam rangka mencapai tujuan pendidikan
o Seluk beluk proses belajar
o Hubungan antara metode belajar dengan media pendidikan
o Nilai atau manfaat media
o Pemilihan dan penggunaan
o Berbagai jenis alat dan teknik
o Media pendidikan dalam setiap mata pelajaran
o Usaha inovasi dalam media pendidikan

a. PENGERTIAN MEDIA

Media berasal dari bahas latin medius yang berarti tengah, perantara atau pengantar. Dalam bahasa arab media adalah perantara atau pengantar pesan dari pemgirim kepada penerima pesan. Secara lebih khusus media dalam proses belajar mengajar adalah sebagi alat grafis dan dapat menangkap, memproses, dan menyusun kembali invormasi visual atau verbal.
Seperti yang telah dijelaskan diatas dapat disimpulkan bahwa media adalah bagian yang tidak dapat terpisahkan dari proses belajar mengajar demi tercapainya tujuan pendidikan pada umumnya dan tujuan pembelajaran disekolah pada khususnya, dan media tersebut adalah penyalur pesan guna mencapai tujuan pengajaran.
b. MEDIA PENGAJARAN
Media biasa juga disebut alat bantu dalam proses belajar mengajar adalah suatu kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. Karena gurulah yang menghendaki umtuk membantu tugas guru dalam menyampaikan pesan-pesan dari bahan pelajaran yang diberikan oleh guru kepada anak didiknya. Terutama bahan pelajaran yang rumit dan kompleks. Media pengajaran juga dapat dikelompokan menjadi kedalam empat kelompok yaitu :
1. Media hasil teknologi cetak,
2. Media hasil teknologi audio-visual,
3. Media hasil teknologi yang berdasarkan computer, dan
4. Media hasil gabungan teknologi cetak dan computer.
– Teknologi cetak adalah cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi, seperti buku dan materi visual statis terutama melalui proses pencetakan mekanis atau fotografis.
– Teknologi audio-visual cara menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronik.
– Teknologi yang berbasis computer merupakan cara yang menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan dengan menggunakan sumber-sumber yang berbasis mikro-procecor.
– Teknologi gabungan ialah cara untuk menghasilkan dan menyampaikan meteri yang menggabungkan pemakain beberapa bentuk media yang dikendalikan oleh computer.
c. FUNGSI MEDIA PENGAJARAN
Menurut Nana Sujana media pengajaran dikategorikan menjadi enam fungsi :
1. sebagai alat bantu untuk mewujudkan siuasi belajar mengajar lebih efektif.
2. penggunaan media pengajaran merupakan bagian yang integral dari keseluruhan situasi mengajar. Berarti media merupakan salah satu yang harus dikembangkan oleh guru.
3. media dalam pengajaran, penggunaanya integral dengan tujuan dari isi pelajaran. Fungsi ini mengandung pengertian bahwa pengguanaan (pemanfaatan) media harus melihat kepada tujuan dan bahan pengajaran.
4. penggunaan media dalam belajar bukan semata-mata alat hiburan,dalam arti digunakan hanya sekedar melengkapi proses supaya belajar lebih menarik.
5. menggunakan media dalam pengajaran lebih diutamakan untuk mempercepat proses belajar mengajar dan membantu siswa dalam menagkap pengertian yang diberikan oleh guru.
6. pennggunaan media dalam pelajaran diutamakan untuk mempertinggi mutu mengajar. Supaya hasil belajar yang dicapai siswa akan tahan lama diingat, sehingga mempunyai nilai tinggi.
Fungsi-fugsi diatas diaplikasikan kedalam proses belajar mengajar sebagai penjelasan yang disampaikan oleh guru. Media juga dapat memunculkan permasalahan untuk dikaji lebih lanjut dan dipecahkan oleh para siswa dalam proses belajar dan sumber belajar yang konkret.
d. JENIS-JENIS DALAM PENGAJARAN
Media yang dikenal sampai saat ini memiliki berbagai jenisnya, daya liputnya, dan dari bahan serta cara pembuatannya.
1. Dilihat dari jenisnya, media dibagi kedalam:
a. Media auditif yang hanya mengandalkan kemampuan suara.
b. Media visual yang hanya mengandalkan indra penglihatan.
c. Media Audiovisual yang mempunyai unsure suara dan gambar. Media ini jug dibagi lagi seperti, audiovisual diam, gerak, murni dan tidak murni.
2. Dilihat dari daya liput, media dibagi dalam :
a. Media dengan daya liput luas dan serentak yang penggunaannya tidak terbatas.
b. Media dengan daya liput yang terbatas oleh ruang dan tempat yang penggunaannya membutuhkan ruang yang khusus.
c. Media untuk pengajaran individual, media penggunaannya hanya seorang diri.
3. Dilihat dari bahan pembuatannya, media dibagi dalam :
a. Media sederhana yang bahan dasarnya murah dan dapat diperoleh.
b. Media kompleks yang bahan dasarnya sulit diperoleh serta mahal harganya.
Dari jenis-jenis dan karakteristik media diatas kiranya dapat menjadi perhatian dan pertimbangan bagi guru ketiaka akan memilih dan menggunakan media dalam pengajaran dan menunjang pencapaian tujuan pengajaran yang seharusnya dipakai dalam pengajaran.
Demikaian pembahasan mengenai pengguanaan dalam proses belajar mengajar ini. Untuk dapat merasakan manfaatnya, guru dapat mempergunakan dan mengembangkan dalam proses belajar mengajar, baik dikelas maupun diluar kelas. Media yang dapat dimanfaatkan oleh guru adalah media yang sesuai dengan misi dan tujuan. Cara memanfaatkan media teregantung dari jenis dan karakteristik suatu media. Seoarang guru jug harus mempunyai prinsip pemilihan dan pengguanaan media dan memiliki dasar pertimbangan pemilihan dan pengguanaan media. Ahirnya, dapat dipahami bahwa media adalah alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan pengajaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: